<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>satyasaja</title>
	<atom:link href="http://satyasaja.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://satyasaja.wordpress.com</link>
	<description>hanya coretan biasa dari orang biasa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Feb 2011 06:31:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='satyasaja.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>satyasaja</title>
		<link>http://satyasaja.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://satyasaja.wordpress.com/osd.xml" title="satyasaja" />
	<atom:link rel='hub' href='http://satyasaja.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>belajar dari “gengsi dan pengakuan vs idealisme” dalam rasa syukur</title>
		<link>http://satyasaja.wordpress.com/2010/08/20/belajar-dari-%e2%80%9cgengsi-dan-pengakuan-vs-idealisme%e2%80%9d-dalam-rasa-syukur/</link>
		<comments>http://satyasaja.wordpress.com/2010/08/20/belajar-dari-%e2%80%9cgengsi-dan-pengakuan-vs-idealisme%e2%80%9d-dalam-rasa-syukur/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2010 12:26:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>satyasaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[gengsi]]></category>
		<category><![CDATA[idealisme]]></category>
		<category><![CDATA[pasrah]]></category>
		<category><![CDATA[pengakuan]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://satyasaja.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Gengsi dan pengakuan, dua kata yang bisa memberikan energi positif dan dapat pula memberikan energi yang berefek negatif, semua tergantung dari niat masing-masing individu. Gengsi untuk melakukan hal hal yang bermanfaat kiranya sangat bermanfaat bukan hanya untuk diri sendiri namun juga bagi lingkungan di sekitar kita, dan pengakuan adalah hal yang mengkituti dari hasil yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=satyasaja.wordpress.com&amp;blog=8794414&amp;post=71&amp;subd=satyasaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gengsi dan pengakuan, dua kata yang bisa memberikan energi positif dan dapat pula memberikan energi yang berefek negatif, semua tergantung dari niat masing-masing individu. Gengsi untuk melakukan hal hal yang bermanfaa<a href="http://satyasaja.files.wordpress.com/2010/08/syukur.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-78" title="syukur" src="http://satyasaja.files.wordpress.com/2010/08/syukur.jpg?w=180&#038;h=119" alt="" width="180" height="119" /></a>t kiranya sangat bermanfaat bukan hanya untuk diri sendiri namun juga bagi lingkungan di sekitar kita, dan pengakuan adalah hal yang mengkituti dari hasil yang telah dilakukan sebelumnya, namun apa arti dari pengakuan kalau hanya untuk memperlihatkan superioritas, mungkinkah dia lupa bahwa diatas langit masih ada langit, ini  tak ubahnya seperti riya’ yang merupakan penyakit hati.</p>
<p>Pengakuan yang  menuju riya merupakan penyakit yang dapat menggerogoti setiap manusia, dan dapat membuat langkah yang diambil menjadi membabi buta yang terkadang dapat menjadi bumerang bagi kita sendiri, bisa membuat jiwa tertekan.  Perubahan jiwa yang bukan seharusnya ia tampilkan kadang tak mampu dilawan hanya karena ketidakberdayaan akan keadaan, meski sudah sekuat tenaga untuk berlaku seperti biasa seperti hal yang susah untuk diperagakan. Apalagi sebelumnya meninggalkan sesuatu yang menurut dia merupakan jalan menuju idealisme yang dia susun sebelumnya, meski sebenarnya sudah dipasrahkan semuanya kepada Yang Maha Kuasa.</p>
<p>Tertekan, penyesalan, perasaan bersalah, dan susah beradaptasi di lingkungan baru yang sebenarnya itu kesalahan diri sendiri, terkadang membuat dada sesak yang berujung pada pemikiran-pemikiran yang sepertinya terkesan masif, tetapi itulah kenyataannya, kadang muncul ide yang sangat optimis dan konstruktif, namun tak jarang pula berujung pada ide pelarian diri, sehingga bisa saja muncul kata-kata pengecut dan kalah diawal perjuangan baru untuk memulai perjuangan lainnya menuju idealisme. Namun, dalam kondisi seperti ini, hati kadang mulai bicara, uang, gengsi , dan pengakuan mungkin sudah tidak terlalu menjadi prioritas, namun keyakinan meraih idealisme yang menjadi harapannya meski dia juga belum tahu harus memulainya kembali.</p>
<p>Namun yang perlu dipertahankan  adalah rasa syukur dan kepasrahan kepada yang memberi kita hidup, agar tetap dapat memaknai segala kejadian, dan apa yang akan terjadi di masa depan adalah misteri illahi, namun  semoga kita tetap dapat berusaha memperjuangkan cita-cita dan belajar dari kesalahan di masa lalu, semoga coretan ini dapat bermanfaat bagi penulis dan pembaca. Amien Ya Robal Alamin.</p>
<p>sumber gambar dari : http://3.bp.blogspot.com/_ThP9akaQ4R4/SoYhpiEAWoI/AAAAAAAAARM/qLs1a_Qfdx4/s1600-h/syukur.JPG</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/satyasaja.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/satyasaja.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/satyasaja.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/satyasaja.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/satyasaja.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/satyasaja.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/satyasaja.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/satyasaja.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/satyasaja.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/satyasaja.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/satyasaja.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/satyasaja.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/satyasaja.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/satyasaja.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=satyasaja.wordpress.com&amp;blog=8794414&amp;post=71&amp;subd=satyasaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://satyasaja.wordpress.com/2010/08/20/belajar-dari-%e2%80%9cgengsi-dan-pengakuan-vs-idealisme%e2%80%9d-dalam-rasa-syukur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e947f9b6e85da5ef94f6c3ad11a8560f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">satyasaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://satyasaja.files.wordpress.com/2010/08/syukur.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">syukur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>menebus ambisi demi satu kata,,</title>
		<link>http://satyasaja.wordpress.com/2010/04/27/menebus-ambisi-demi-satu-kata/</link>
		<comments>http://satyasaja.wordpress.com/2010/04/27/menebus-ambisi-demi-satu-kata/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 12:25:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>satyasaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[ambisi]]></category>
		<category><![CDATA[menebus ambisi]]></category>
		<category><![CDATA[puas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://satyasaja.wordpress.com/2010/04/27/menebus-ambisi-demi-satu-kata/</guid>
		<description><![CDATA[ambisi,, mungkin satu kata yang selalu hinggap di dalam dada manusia,, mungkin satu kata yang selalu menjadi privasi setiap orang,, mungkin satu kata yang selalu berbeda setiap insan,, banyak jejak dan langkah telah terlewati,, datang dan pergi selalu saja menghampiri,, entah sampai kapan hati akan merasa puas,, hanya demi mewujudkan ambisi demi ambisi,, letih, sedih, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=satyasaja.wordpress.com&amp;blog=8794414&amp;post=70&amp;subd=satyasaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ambisi,,<br />
mungkin satu kata yang selalu hinggap di dalam dada manusia,,<br />
mungkin satu kata yang selalu menjadi privasi setiap orang,,<br />
mungkin satu kata yang selalu berbeda setiap insan,,</p>
<p>banyak jejak dan langkah telah terlewati,,<br />
datang dan pergi selalu saja menghampiri,,<br />
entah sampai kapan hati akan merasa puas,,<br />
hanya demi mewujudkan ambisi demi ambisi,,</p>
<p>letih, sedih, duka, tak menyurutkan langkah,,<br />
kadang tak peduli akan rintangan,,<br />
yang tergesa-gesa datang mendahului langkah,,<br />
waktu, harta, dan tenaga kadang harus dibayarkan,,</p>
<p>ketika ambisi sudah mencapai ujung dan ubun-ubun,,<br />
dimulai kembali untuk menuju ujung berikutnya,,<br />
terbayar dengan satu kata dalam hati &#8220;puas&#8221;,,</p>
<p>puas,,<br />
satu kata yang mahal harganya,,<br />
puas,,<br />
satu kata yang berarti emosi dan etika,,<br />
puas,,<br />
satu kata yang berarti pengorbanan,,<br />
puas,,<br />
satu kata yang meminta konsekuensi,,<br />
puas,,<br />
satu kata yang terkadang melukai orang lain,,<br />
puas,,<br />
satu kata yang berarti rahasia,,</p>
<p>semoga ambisi demi kepuasan tetap selalu dalam ridho allah swt,,<br />
dan dapat memberikan manfaat kepada orang-orang yang menyayangi kita semua,,<br />
amien,</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/satyasaja.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/satyasaja.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/satyasaja.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/satyasaja.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/satyasaja.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/satyasaja.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/satyasaja.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/satyasaja.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/satyasaja.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/satyasaja.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/satyasaja.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/satyasaja.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/satyasaja.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/satyasaja.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=satyasaja.wordpress.com&amp;blog=8794414&amp;post=70&amp;subd=satyasaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://satyasaja.wordpress.com/2010/04/27/menebus-ambisi-demi-satu-kata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e947f9b6e85da5ef94f6c3ad11a8560f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">satyasaja</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>antara idealisme, optimisme, ketidakpercayaan diri, dan KEMUNAFIKAN dalam KETULUSAN</title>
		<link>http://satyasaja.wordpress.com/2009/12/16/antara-idealisme-optimisme-ketidakpercayaan-diri-dan-kemunafikan-dalam-ketulusan/</link>
		<comments>http://satyasaja.wordpress.com/2009/12/16/antara-idealisme-optimisme-ketidakpercayaan-diri-dan-kemunafikan-dalam-ketulusan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 03:34:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>satyasaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[idealisme]]></category>
		<category><![CDATA[kemunafikan]]></category>
		<category><![CDATA[ketidakpercayaan diri]]></category>
		<category><![CDATA[ketulusan]]></category>
		<category><![CDATA[optimisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://satyasaja.wordpress.com/2009/12/16/antara-idealisme-optimisme-ketidakpercayaan-diri-dan-kemunafikan-dalam-ketulusan/</guid>
		<description><![CDATA[tiap orang pasti mempunyai sebuah keinginan entah apa itu disebut, idealisme masing-masing individu tentunya mempunyai latar belakang yang berbeda, bisa karena pengalaman hidup yang pernah dialami, faktor lingkungan dimana dia tinggal,  faktor ekonomi, sosial budaya, dan beragam faktor yang membuat idealisme tertanam dalam benak tiap orang. Ditengah-tengah ketidakberdayaan dan kemapuan yang ada, tetaplah tersirat optimisme [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=satyasaja.wordpress.com&amp;blog=8794414&amp;post=18&amp;subd=satyasaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://satyasaja.files.wordpress.com/2009/12/lampu1.jpg"><img class="size-full wp-image-23 alignright" title="lampu" src="http://satyasaja.files.wordpress.com/2009/12/lampu1.jpg?w=90&#038;h=130" alt="" width="90" height="130" /></a>tiap orang pasti mempunyai sebuah keinginan entah apa itu disebut, idealisme masing-masing individu tentunya mempunyai latar belakang yang berbeda, bisa karena pengalaman hidup yang pernah dialami, faktor lingkungan dimana dia tinggal,  faktor ekonomi, sosial budaya, dan beragam faktor yang membuat idealisme tertanam dalam benak tiap orang.</p>
<p>Ditengah-tengah ketidakberdayaan dan kemapuan yang ada, tetaplah tersirat optimisme dalam hati, membuat rangkakan berubah menjadi sebuah perjalanan yang melewatkan tiap-tiap tempat yang penuh dengan kenangan. Optimisme yang terjunjung ke angkasa kadang membuat asa makin manis terasa, namun itu tetaplah asa yang harus dijemput</p>
<p>Perpaduan idealisme dan optimisme memunculkan niat dalam palung hati terdalam sampai lapisan kulit  epidermis, perpaduan ini  membuat kita bisa tertuntun ke jalan yang tidak pernah terduga sebelumnya. Terkadang susah untuk memaafkan apa yang telah terlalui dalam hidup, saat kata yang seharusnya tertawan di dada terlanjur tumpah ke bumi, saat laku yang mesti terpasung terlanjur terkulai dimakan waktu. Sadar atau tidak atas apa yang terlalui, terkadang membuat kekerdilan muncul dalam optimisme yang sedang menganga di dalam batin.</p>
<p>Setiap waktu yang bergulir meninggalkan kisah kepada setiap orang, saat bahagia terkadang tidak ingat saat kemirisan pernah ia alami, membuat ketidakpercayaan mulai muncul ke relung kalbunya, meski disaat ini pula idealism dan optimisme tetaplah tertanam kuat dalam benak. Keadaan sekitar yang mendukung ketidakpercayaan diri semakin menjauhkannya ke dalam dunia lain yang tidak ia ingin selami.</p>
<p>Bola kemunafikan perlahan mulai menggelinding ke urat-urat nadi, pelan namun pasti membuatnya makin gerah meski tetap bertahan dalam kemirisan. Niat tulus untuk membahagiakan orang-orang terkasih yang telah membesarkannya sejak dia dalam rahim ibunya , membuat dia lebih memilih untuk bertahan di jalan itu, dan dia sangat yakin jalan itupun bisa mempertemukan jalan yang ia telah rangkai dalam kisah sebelumnya.</p>
<p>Berpegangan dengan sebutan ketulusan membuat dia menyadari akan hasil semanis madu dari dunia yang awalnya dia sebut kemunafikan , dia semakin bersyukur atas apa yang ia alami selama ini, proses kemunafikan dalam ketulusan membuatnya terus yakin untuk jalan yang ia sering sebut-sebut dalam idealismenya dan optimismenya</p>
<p>Tulisan ini hanya sebatas coretan dari penulis tanpa bermaksud apa-apa,, semoga bagi yang pernah mengalaminya bisa semakin bersyukur atas apa yang ia alami,,amien,,</p>
<p>Foto diambil dari <a href="http://1.bp.blogspot.com/_QCYkqo5yxlI/SICRg8Nb_nI/AAAAAAAAAA0/T5tGGxcCN2w/s320/lampu.jpg">http://1.bp.blogspot.com/_QCYkqo5yxlI/SICRg8Nb_nI/AAAAAAAAAA0/T5tGGxcCN2w/s320/lampu.jpg</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/satyasaja.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/satyasaja.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/satyasaja.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/satyasaja.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/satyasaja.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/satyasaja.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/satyasaja.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/satyasaja.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/satyasaja.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/satyasaja.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/satyasaja.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/satyasaja.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/satyasaja.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/satyasaja.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=satyasaja.wordpress.com&amp;blog=8794414&amp;post=18&amp;subd=satyasaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://satyasaja.wordpress.com/2009/12/16/antara-idealisme-optimisme-ketidakpercayaan-diri-dan-kemunafikan-dalam-ketulusan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e947f9b6e85da5ef94f6c3ad11a8560f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">satyasaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://satyasaja.files.wordpress.com/2009/12/lampu1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lampu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>just little journay with train in five days</title>
		<link>http://satyasaja.wordpress.com/2009/10/16/just-little-journay-with-train-in-five-days/</link>
		<comments>http://satyasaja.wordpress.com/2009/10/16/just-little-journay-with-train-in-five-days/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 06:40:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>satyasaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://satyasaja.wordpress.com/2009/10/16/just-little-journay-with-train-in-five-days/</guid>
		<description><![CDATA[“Karena kereta api bisa menjadi wahana pembelajaran budaya, melalui kerta api, suatu bangsa dapa belajar disiplin, mumpuni dalamteknologi, sadar akan keselamatan dan cakap dalam manajemen usaha, meskipun tiket mahaltapi mampu mengahdirkan layanan yang berkualitas:handal dan nyaman” (harian KOMPAS) Liburan lebaran 2008 kemaren sih cukup menyenangkan juga,, setelah cukup di rumah aku pun segera balik ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=satyasaja.wordpress.com&amp;blog=8794414&amp;post=13&amp;subd=satyasaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>“Karena kereta api bisa menjadi wahana pembelajaran budaya, melalui kerta api, suatu bangsa dapa belajar disiplin, mumpuni dalamteknologi, sadar akan keselamatan dan cakap dalam manajemen usaha, meskipun tiket mahaltapi mampu mengahdirkan layanan yang berkualitas:handal dan nyaman” (harian KOMPAS)</strong></p>
<p>Liburan lebaran 2008 kemaren sih cukup menyenangkan juga,, setelah cukup di rumah aku pun segera balik ke bandung lagi tanggal6oktober 2008,, namun rutenya sih: blitar-malang-banyuwangi-lamongan-surabaya-yogyakarta-bandung</p>
<p>dari blitar sih senin tgl6 okt dari <strong>stasiun blitar</strong>,, ya namanya musim lebaran ya kereta api penuh sesak dengan orang, apalagi kereta ekonomi yang akan membawaku ke stasiun malang kota,, kereta terlambat sekitar 1jam, sekitar jam10.30 kereta berangkat ddr stasiun blitar,, udah masuk ke dalam kertanya susah, didalampun juga susah, aku kebetulan masuk ke gerbong barang, waw, isinya tapi bukan barang tetapi penuh dengan orang,, aku terpaksa harus berdiri di depan pintu gerbong barang yang cukup luas, pegangan orang di depanku, seandainya orang didepanku yang aku pegangi jatuh, aku bisa saja jatuh, karena tangan satuku cuma pegangan pinggiran pintu kereta, tapi alhamdullilah perjalanan cukup lancar,, ya namanya blitar-malang cuma 4500 rupiah saja, mana mungkin minta fasilitas bagus,, di bandung aja 6000 cuma 2x naek angkot dayeuhkolot-kordon + kordon-buahbatu, he,, sesampai di <strong>malang</strong> aku pun segera beli tiket malang-banyuwangi, karena adanya cuma <a href="http://satyasaja.files.wordpress.com/2009/10/tawang_alun1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-28" title="tawang_alun" src="http://satyasaja.files.wordpress.com/2009/10/tawang_alun1.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>ekonomi ya belinya yang ekonomi, nama keretanya <strong>“tawang-alun”</strong>, cuma 20ribu rupiah, nurah banget kan,, eh namanya juga jodoh kali ya,, alhamdullilah aku bertemu dengan temenku sekelas sma yang akan pergi ke bali mau naek kereta “tawang alun” juga, Si Nanda Ndoweh, Eko Yuda, dan PAtkai, perjalanannya lama banget ternyata, berangkat jam 14.00 dr malang nyampe stasiun kalibaru banyuwangi jam 21.00,, trus nyambung naek bus ke arah Genteng dan terminal deket rumahe temenku masih 1jam, deket disini ternyata juga 1jam, so aku nyampe rumah temenku sekitar pulul 23.00, temenku ini bernama irawan, tapi biasanya dipanggil packdhe, temen sekosku waktu bimbel di malang sebelum SPMB2006, rumahe temenku ini di daerah Sanggar,sekitar 2jam dari kota <strong>BAnyuwangi</strong>, hoho,,<span id="more-13"></span>sampai di sana aku terus makan dan mandi , keluarganya menyambutku dengan hangat meskipun sudah larut malam</p>
<p>tgl7 okt, Di banyuwangi aku muter2 ke rumah temenku Dini, rumahe temene pakcdhe, makan kupat sampe kenyang begete,keluargane,, wah seru pokoke di banyuwangi, karena sepanjang perjalanan bener2 asri, orisinal masih alami,, makan jeruk bali hasil panenan, mantab dah, tak terasa waktu menunjukkan pukul22.00, aku harus segera menuju stasiun Karangasem untuk segera menuju Surabaya, kali ini aku sebenarnya lebih bisa tersenyum karena aku naek kereta lebih bagus dikit, bisnis, namun sayangnya tanpa tempat duduk, dan walhasil aku harus rela duduk depan toilet sampainyampe di Surabaya di pagi hari sekitar pukul 05.30. Tapi ayik juga, he, nambah pengalaman duduk depan toilet kereta selama 7jam,heee, Sesampainya di stasiun probolinggo sekitar pukul 03.30 ada penumpang naek, ternyata bapak Erwin dosen Rangkaian Elektronika di kampusku IT Telkom Bandung, Beliau bersama istri dan 2 anaknya hendak menuju surabaya terus lanjut ke Bandung,,Ngobrol dan berbincanglah aku sama pak Erwin sampai tiba di Surabaya.</p>
<p>Nyampe surabaya aku harus segera menuju ke <strong>terminal Osowilangun</strong> via Len ato angkot kalo di Bandung,,karena temanku yang bernama ARdi anak Geologi ITB 2007, temenku ajaib asal Lamongan telah menungguku disana, kurang lebih 45menit sampai disana, kita langsung naek bus menuju ke Lamongan, cuma 45menit, karena jalanan lagi ga macet, nyampe lamongan tidaklah banyak yang kulakukan,aku makan rawon di pasar sama Ardi, awalnya sih pengen makan Soto khas Lamongan yang udah mashyur itu, tetapi karean soto langganan ardi udah ludes, yasudah, padahal itu masih sekitar jam8 pagi loh</p>
<p>Di <strong>Lamongan</strong> aku cuma tidur aja, hee, karena juga capek sih, setelah ngobrol dengan Ardi dan Ibunya,, dan setelah sholat ashar aku trus pamitan untuk ke Surabaya untuk singgah si rumah Revient temenku sekelas,, aku naek bus dan turun di terminal bungurasih, kemudian dijemput oleh Revient, sesampai rumah Revient aku mandi dan makan,hee,, aku juga dismbut hangat oleh Revient, awalnya sih pengen langsung cabut ke YOgya, tapi apa daya, selain badan capek dan waktu itu hujan, dan aku juga masih serem kalo naek Sumber Kencono SBY-Yogya, karena katanya busnya kenceng banget, hee, akupun menginap di rumah revient</p>
<p>tgl9 pagi2 aku diantar Revient ke stasiun Gubeng untuk pergi ke Yogya ke rumah kakek-nenekku,, alhamdulilah dapat tiket, ga harus berdiri ato duduk depan toilet lagi, hee, selama perjalanan sih did ekatku ada Bapak2 dari Gresik mengantar anaknya sekolah di dekat PKU Muhamadiyah, Malioboro ke kanan..</p>
<p>Sesampainya di jogja aku terus naek <strong>Trans Jogja</strong> untuk menuju rumah kakek nenekku,, keluarga kakekku sih agak kecewa karena aku datang sendirian, soalnya mereka pengen ketemu ayah ibuku, orangtuaku ga bisa datang soalnya sih ayahku sibuk di kandang,, hee,, Di rumah Eyang Kakung dan Putri, aku bak seorang raja yang pelayanannya selalu kelas satu, he,,(lebai dikit), soalnya kerjaanku disono hanya makan, nonton tv, makan, baca majalah, dan makan, heee, di jogja aku ga begitu banyak beraktivitas, sering di rumah aja nemenin kakek neenk, dan ngobrol dengan tante dan om,hee</p>
<p>cuma semalam sih aku nginep di rumah eyang, karena tiket kerta Api lebaran yang kudapat harus pulang ke bandung tgl10pagi(jumat), hee, kali ini sih aku ga perlu duduk di depan toilet, karena kali ini aku naek kereta yang berAC, dapat makan pula, hee(dasar aku orang ndeso, naek kereta AC aja udah seneng, hee, didesaku ga ada soalnya,huheuheuhuehe)</p>
<p>Akhirnya tibalah aku di Bandung, dijemput ama bos Herli, hee, dan mulailah aktivitas seperti biasa, hee,, molor, kuliah,makan, molor lagi,,</p>
<p>Menikmati keindahan alam di banyuwangi terasa menyenangkan, dan hangatnya keluarga kakek di jogja bikin semangat lagi, hee</p>
<p>Oya perlu kita perhatikan disini bahwa kereta api di indonesia masih sangat bobrok, mulai dari yang kelas eksekutif sampai yang ekonomi,, mulai dari pelayanan, fasilitas, keselamatan kedisiplinan waktu,, semoga suatu saat nanti kereta api indonesia bisa maju,, amien,,</p>
<p>Akhirnya coretan ini selesai jug, kuucapkan terimaksih kepada ndoweh-yuda-patkai, udah nyariin tempat duduk di tawang alun, packdhe di banyuwangi, Ardi, Revient, dan keluarga kakek-nenekku tercinta,dan bapak ibuku di kampung blitar tercinta,huehuehue,,</p>
<p>Foto diambil dari <a href="http://media.photobucket.com/image/kereta%20api%20tawang%20alun/ncupndut/IMG_0078-1.jpg">http://media.photobucket.com/image/kereta%20api%20tawang%20alun/ncupndut/IMG_0078-1.jpg</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/satyasaja.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/satyasaja.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/satyasaja.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/satyasaja.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/satyasaja.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/satyasaja.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/satyasaja.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/satyasaja.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/satyasaja.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/satyasaja.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/satyasaja.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/satyasaja.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/satyasaja.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/satyasaja.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=satyasaja.wordpress.com&amp;blog=8794414&amp;post=13&amp;subd=satyasaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://satyasaja.wordpress.com/2009/10/16/just-little-journay-with-train-in-five-days/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e947f9b6e85da5ef94f6c3ad11a8560f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">satyasaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://satyasaja.files.wordpress.com/2009/10/tawang_alun1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">tawang_alun</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Geladiku di Yogyakarta 2008</title>
		<link>http://satyasaja.wordpress.com/2009/07/30/geladiku-di-yogyakarta-2008/</link>
		<comments>http://satyasaja.wordpress.com/2009/07/30/geladiku-di-yogyakarta-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 04:48:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>satyasaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[geladi]]></category>
		<category><![CDATA[it telkom]]></category>
		<category><![CDATA[telkom yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://satyasaja.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[GELADI adalah salah satu mata kuliah wajib yang ada di IT Telkom yaitu semacam kerja praktek di akhir semester4 di kantor telkom lamanya sekitar 6minggu biasanya dilaksanakan pada liburan semester4. Kandatel Yogyakarta tepatnya kumemulai rangkaian cerita panjang tentang sebutan “PEMBAWA SIAL”….Entah berantah asal sebutan itu diberikan pada diriku yang sebenarnya aku merasa “SELALU BERUNTUNG”.. Awal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=satyasaja.wordpress.com&amp;blog=8794414&amp;post=3&amp;subd=satyasaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>GELADI adalah salah satu mata kuliah wajib yang ada di IT Telkom yaitu semacam kerja praktek di akhir semester4 di kantor telkom lamanya sekitar 6minggu biasanya dilaksanakan pada liburan semester4.</p>
<p>Kandatel Yogyakarta tepatnya kumemulai rangkaian cerita panjang tentang sebutan “PEMBAWA SIAL”….Entah berantah asal sebutan itu diberikan pada diriku yang sebenarnya aku merasa “SELALU BERUNTUNG”..<img src="/DOCUME%7E1/compaq/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /><img class="alignnone size-medium wp-image-4" title="d dkt pintu masuk keraton jogja" src="http://satyasaja.files.wordpress.com/2009/07/folder.jpg?w=240&#038;h=179" alt="d dkt pintu masuk keraton jogja" width="240" height="179" /></p>
<p>Awal cerita yang mengesankan ketika aku ditempatkan di Unit Akses Operasi (Telkom Pugeran, selatan kraton) tepatnya di Jl. MT Haryono 21… Bersama Sandhi, Adi, Ardhi, Hardin, Yusuf, Neiz, dan Prima. Betapa bahagianya diriku setelah tahu bahwa aku ditempatkan masih di sekitar kota jogja, karena aku tak perlu repot2 keluar kota jogja,,</p>
<p>Hari pertama setelah penempatan(tepatnya Selasa, 8 Juli 2008)</p>
<p>Aku datang pukul 10.00 sesuai waktu yang dijanjikan oleh sang pembimbing, hari itu cukup santai dan menarik karena cuma diajarin pasang pasang speedy.. jam 16.30 kami sudah diiznkan pulang.</p>
<p>Hari kedua(Rabu)</p>
<p>Kami kedatangan satu teman uang sangat pendiam awalnya,dan ternyata ributnya seabrek2,namanya Pipit asal klaten,anak IF satu2nya,,kami ber9 di tugasin masang speedy k pelanggan bermodalkan PETA JOGJA ajah.<span id="more-3"></span></p>
<p>Dari sinilah awal aku d bilang PEMBAWA SIAL…..Aku k pelanggan pertama aku menemukan perangkat komputer yang terlihat jadul, namun demikian yang memakai anak yang punya rumah yang baru saja masuk SD, hebat juga menurutku, karena aku pegang komputer aja ketika aku msuk kuliah,, selanjutnya kami memulai memasang speedy dengan si Ardi,, awal masalah hanyalah jarak komputer dengan telepon cukup jauh, yang bisa diatasi dengan menambah kabel RJ11(kabel telpon) atau memindah komputer ke dekat line telpon,, si pemilik rumah memutuskan untuk memnidahkan komputer saja, setelah selesai menyeting komputer, dan tanpa spengetahuan kami ama si pemiliknya kabel power langsung dicabut ama si pemiliknya, kemudian kami nyalain lagi, dan ketika monitornya dihidupin ama Ardi, tiba2 monitor membunyikan suara DUK, dan keluar asap, tanda monitor MELEDAK, <!--more-->cukup kaget sih, namun ternyata memang yang punya bilang kalau monitor itu cukup sering meledak, dan ada yang lebih parah dari itu,,</p>
<p>Hehehehee, kami akhirnya pulang dengan hati berbunga2(alias ketawa ketiwi gak jelas), heee</p>
<p>Hari Ketiga(Kamis)</p>
<p>Hari ini layaknya hari kemaren kami tidur2an menunggu jadwal untuk menemui pelanggan.. hari ini aku d tugasin ama Neiz..kami d tugasin d daerah glagahsari (umbulharjo)..d daerah ini kami nyari rumah bernomer 128,sementara pas nyampe d glagah sari rupanya PETA nya salah,namun kami berhasil menemukan desa glagahsari…dah nyampe sana kami bertanya2 tentang alamat rumah yg hendak kami tuju…kami k daerah yg d bilang,rupanya kami ketemu nomer rumah bernomor 600an…lebih parahnya lagi,nomer rumah daerah itu gak berurut….kami mencari nomer rumah itu ada kira2 dua jam-an lebih…capeknya gak bs d blg lg,udah gitu,banyak bagnet polisi tidur d situ…bahagia kami rasakan ketika kami menemukan nomer 200an..sial lagi kami menemukan nomer rumah 500an lagi,muter2 dan akhirnyua ketemu..udah capek2 nyampe sana,kami di suruh balik lagi besoknya,karena d rumah itu akan ada acara…balik lagi dh k Pugeran..</p>
<p>Hari keempat(Jumat)</p>
<p>Sudah jatuh tertimpa genteng pula…mungkin itu peribahasa yg pas buat kami ber2(aku ma neiz)..seperti biasa melayani pelanggan,skarang kami d tugasin d daerah deket kantor, jln arjuno nomer 7…awalnya sih mungkin akan berjalan begitu lancar tetapi jauh diluar dugaan kami, ternyata kita harus menyelsaikan itu selamkurang lebih 3jam karena ternyata di MDF nya salah jumper sehingga nomor telepon pelanggan ganti,, yah bukan kami aja yang panik, pemilik rumah pu ikutan panik, hee,,</p>
<p>untuk hari kelima dan seterusnya jika harus kutulis mungkin akan menuhin nih halaman blog,, selanjutnya kamipun kalo jalan juga sering bareng,,misalnya pengalaman pertama saya maen ice skating di Saphir,, walau sering jatuh, ternyata asyik juga,, selanjutnya pergi ke Keraton.</p>
<p>Hari erus berganti sampai diujung Geladi tepatnya Kamis sore tanggal 14 Agustus 2008 acara penutupan di kantor Pugeran harus dilewati,, awalnya sih tegang karena kita harus mempertanggungjawabkan buku diary Geladi masing-masing,, ada sedikit masalah sih,, namun dari sini kita bisa ambil hikmahnya yaitu dalam membuat laporan kita harus tahu mana yang harus ditulis dan mana yang tidak meskipun itu memenag sesuai kenyataan,,</p>
<p>Dari serangkaian Geladi banyak hal yang aku dapatkan, selain persahabatan baru dengan teman sekampus yang awalnya belum kenal,, belajar menghadapi kenyataan di lapangan, berani berbicara di hadapan pelanggan, karena tak seterusnya di lapangan selalu bertemu dengan pelanggan yang ramah,, belajar menghargai orang lain,,</p>
<p>Dan yang paling membuat aku bahagia adalah aku bisa bertemu dengan adik dari nenekku,, wah itu luar biasa sekali karena aku bisa berkumpul dengan keluarga dari nenek yang seharusnya nyambung dari dulu,,</p>
<p>Inilah pengalaman hidupku di Yogyakarta selama kurang lebih 6minggu,,Terimakasihku kuucapkan kepada Rizal teman yang selalu memberikan solusi dan utumpangan tidur + tumpangan motor, heee terus semua teman geladi, dan juga kelurga kakek nenekku di Iromejan,,</p>
<p>heee,,,,</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/satyasaja.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/satyasaja.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/satyasaja.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/satyasaja.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/satyasaja.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/satyasaja.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/satyasaja.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/satyasaja.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/satyasaja.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/satyasaja.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/satyasaja.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/satyasaja.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/satyasaja.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/satyasaja.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=satyasaja.wordpress.com&amp;blog=8794414&amp;post=3&amp;subd=satyasaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://satyasaja.wordpress.com/2009/07/30/geladiku-di-yogyakarta-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e947f9b6e85da5ef94f6c3ad11a8560f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">satyasaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://satyasaja.files.wordpress.com/2009/07/folder.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">d dkt pintu masuk keraton jogja</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
